Rabu, 11 November 2009

Theory about Element

Element

Element (Id: Unsur) merupakan bentuk terkecil dari susunan suatu benda.

Kelompok sederhana dari beberapa unsur disebut sebagai kode unsur. Didalam susunan ini, tiap unsur memiliki 2 kaki yang terhubung dengan unsur disebelahnya. dalam susunan ini juga bisa terdapat sebuah unsur dasar, dimana kaki unsur dasar terikat secara sempurna oleh seluruh unsur yang ada didalam susunan unsur.

Unsur dasar sendiri merupakan suatu kelompok unsur yang terbentuk dari susunan beberapa unsur. Berbeda dengan kode unsur, susunan unsur yang terdapat dalam unsur dasar merupakan sebuah kesatuan yang solid, dimana tiap unsur yang ada, merupakan sebuah ikatan sebuah unsur dengan dua buah unsur disebelahnya secara khusus didalam ruang yang telah disediakan.


Attributes of Element

Tiap unsur memiliki sebuah atribut yang menjelaskan perubahan sifat dari unsur tersebut, atribut tersebut adalah pure, pure complete, impure, dan holy.

Unsur yang tidak memiliki atribut light dan dark disebut unsur pure atau bersih.

Unsur yang memiliki atribut light dan dark disebut unsur pure complete atau bersih sempurna.

Unsur yang memiliki atribut light saja disebut unsur holy atau suci.

Unsur yang memiliki atribut dark saja disebut unsur impure atau kotor.

Atribut dari suatu unsur menentukan perubahan sifat dari unsur yang memilikinya. Perubahan sifat sangat terasa saat unsur memiliki atribut dark, dimana seluruh efek / sifat dari unsur yang dimaksud menjadi semakin kuat namun menjadi labil / tidak stabil. berbeda dengan keberadaan atribut light didalam unsur, atribut ini tidak mempengaruhi unsur secara nyata, namun unsur yang memiliki atribut ini hanya akan lebih stabil jika suatu saat dipengaruhi oleh atribut dark.

Element Cycles

Secara logika, keberadaan unsur pada suatu dimensi diukur oleh tingkat kepadatannya. Misalnya unsur didalam The Eye of Universe merupakan unsur yang sama sekali tidak solid, artinya susunan kode unsur yang ada masih sederhana. Setelah terjadi pemadatan dan peleburan unsur didalam dimensi ini, unsur akan turun kedalam dimensi Universe (Real World) melalui Eternal Land, dalam perjalanannya tidak jarang terdapat unsur yang tertinggal di Eternal Land. Baik didalam Eternal Land atau Universe, unsur terus berubah dan sering terjadi penguapan unsur. Ketika menguap, unsur akan masuk kedalam The Here After melalui dimensi yang disebut Forgotten World. Jika unsur masih terlalu padat, maka unsur tersebut akan tersangkut didalam Forgotten World. Setelah berada didalam The Here After, beberapa komponen pembentuk unsur akan mengurai secara perlahan dan kembali kedalam The Eye of Universe.


The Origin of Element
Dunia memiliki 7 jenis unsur, Yaitu Api (Fire/ar), Angin (Wind/we), Es (Ice/ch), Jiwa (Psychic/os), Bumi (Earth/gv), Petir (Lightning/xy), dan Air (Water/ri). Walaupun disebut seperti nama benda atau zat, unsur - unsur tersebut bukan benda yang sesuai dengan namanya. misalnya seperti unsur 'ar' atau ''Fire' (id: api), unsur ini bukanlah api yang sebenarnya, namun sebuah bagian terkecil dari zat penyusun api.

Seluruh 7 jenis unsur tersebut dapat membentuk suatu unsur dasar sesuai aturan khusus, dimana penamaan unsur dasarnya disesuaikan dengan susunan unsur berdasarkan aturan penurunan. Penamaan tipe suatu unsur dasar juga sama penamaan jenis unsur, misalnya unsur ar juga akan dinamakan unsur dasar ar. dengan Beberapa tipe unsur dasar seperti Sempurna (Perfect/ze), Cahaya (Light/ls), dan Gelap (Dark/dx) merupakan unsur dasar khusus.

Dominasi Unsur
Secara umum unsur mendominasi satu unsur lain, namun karena merupakan sebuah sistem yang seimbang, maka tidak ada unsur yang mendominasi secara keseluruhan.

Pengelompokan Unsur
a. Berdasarkan daya rusak
Tiap unsur memiliki daya rusak yang berbeda - beda.
pengelompokan unsur berdasarkan daya rusak memiliki 2 parameter utama, yaitu f (frekuensi getaran unsur) dan p (power of pressure / kekuatan tekanan unsur)

sedangkan daya rusak unsur (d) didapat dari perhitungan:
d^2 = f^2 + p^2

parameter f menentukan apakah unsur stabil atau tidak. Karena unsur selalu bergetar ke segala arah, maka parameter f merupakan seberapa seringnya unsur bergetar dalam satuan waktu.
amplitudo getaran unsur tidak bisa diperkirakan karena faktor bertabrakan dengan unsur lain dan faktor tarik menarik / tolak menolak dari unsur lain.

parameter p menentukan kekuatan unsur jika bertabrakan dengan unsur lain. Unsur dengan nilai p yang tinggi umumnya akan mendorong unsur lain

b. Berdasarkan tingkat kepadatan
Kepadatan tiap unsur mempengaruhi bentuk dan ketahanan unsur terhadap tekanan unsur lain. Semakin padat suatu unsur, semakin keras unsur tersebut.

Tipe Unsur
a. ar [Fire]
b. we [Wind]
c. ch [Ice]
d. os [Psychic]
e. gv [Earth]
f. xy [lightning]
g. ri [water]

Tipe Unsur Dasar
Tipe unsur dasar ditetapkan berdasarkan unsur dasar yang diikat oleh kode unsur beserta atributnya (lihat aturan penurunan unsur).
Tipe unsur dasar akan menjadi tipe unsur suatu benda atau makhluk hidup.

a. ar [Fire]
b. we [Wind]
c. ch [Ice]
d. os [Psychic]
e. gv [Earth]
f. xy [lightning]
g. ri [water]
h. li [rainbow]
i. dx [shadow]
j. ze [perfect]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar